Cara Input SPM THR PPNPN 2026 di Sakti Agar Tidak Ditolak KPPN

Cara Input SPM THR PPNPN 2026 di Sakti Agar Tidak Ditolak KPPN

Setiap tahun, pembayaran THR keagamaan bagi pegawai Non ASN atau PPNPN menjadi agenda penting satuan kerja pemerintah. Tahun 2026 pun tidak berbeda. Prosesnya wajib dilakukan melalui sistem terintegrasi, dimulai dari aplikasi gaji hingga perekaman SPM di Sakti.

Kesalahan teknis kecil saja dapat menyebabkan SPM ditolak. Oleh sebab itu, operator perlu memahami detail setiap tahap agar pengajuan tidak terkendala.

Gambaran Singkat Proses SPM THR di Sakti

Alur umum pembayaran THR PPNPN terdiri dari tiga tahap utama:

  1. Perekaman dan persetujuan gaji THR di aplikasi gaji.

  2. Impor data GPP ke Sakti.

  3. Perekaman dan pengajuan SPM melalui menu pembayaran.

Semua tahapan tersebut saling terhubung. Jika satu tahap belum selesai, tahap berikutnya tidak dapat diproses.

Tutorial Lengkap Cara Pembuatan SPM THR 2026

Berikut langkah rinci yang dapat diikuti:

  1. Cek Status Gaji di Aplikasi Gaji
    Pastikan jenis gaji menggunakan kode 8 untuk THR honorer.
    Periksa bahwa statusnya sudah disetujui KPPN.

  2. Login ke Sakti
    Gunakan akun Operator Komitmen dan Operator Pembayaran.

  3. Import Data GPP
    Masuk ke menu Komitmen.
    Pilih Import GPP Terpusat.
    Tentukan jenis pegawai PPNPN.
    Centang data gaji.

  4. Pilih Supplier
    Pastikan nama supplier sesuai dan aktif.

  5. Pilih Periode Sesuai DPP
    Bulan dan tahun yang dipilih adalah periode pembuatan DPP, bukan periode pencairan.

  6. Pilih Nomor Gaji
    Nomor akan muncul otomatis jika data sudah valid.

  7. Klik Import dan Cek Monitoring
    Setelah impor berhasil, buka Monitoring Data GPP untuk memastikan data masuk.

  8. Rekam SPP
    Masuk ke menu Pembayaran lalu Catat/Ubah SPP.
    Pilih Jenis SPP 200.
    Pilih 250 Gaji THR.
    Pilih 254 THR PPNPN.

  9. Pilih Bulan THR
    Cari bulan khusus THR tahun 2026.
    Centang dan klik rekam.

  10. Input Detail Pembayaran
    Periksa akun belanja dan potongan.
    Sesuaikan nominal dengan DPP.
    Tambahkan detail akun jika lebih dari satu.

  11. Cek Uraian dan Juknis
    Pastikan deskripsi pembayaran sesuai pedoman teknis.

  12. Rekam dan Validasi Supplier
    Klik Rekam Supplier untuk memastikan data sinkron dengan SPAN.

  13. Simpan dan Kirim SPM
    Setelah semua benar, simpan.
    Unggah dokumen pendukung sesuai ketentuan.
    Lakukan OTP dan kirim ke KPPN.

Tips Agar SPM Tidak Ditolak

Beberapa tips penting:

  • Selalu cocokkan periode dengan tanggal DPP.

  • Pastikan akun belanja sesuai dengan jenis pembayaran THR.

  • Jangan lupa validasi supplier sebelum simpan final.

  • Periksa kembali uraian pembayaran agar sesuai juknis.

Ketelitian adalah kunci utama agar tidak terjadi retur atau penolakan.

Kesimpulan

Pembuatan SPM THR PPNPN Tahun 2026 melalui Sakti memerlukan ketelitian pada setiap tahap, mulai dari persetujuan gaji hingga perekaman SPP. Dengan memahami alur impor GPP, pemilihan jenis SPP, serta validasi akun dan supplier, proses pengajuan dapat berjalan lancar.

Pastikan seluruh langkah dilakukan sesuai prosedur agar pembayaran THR Non ASN dapat dicairkan tepat waktu tanpa kendala administratif.

Baca Juga  2 Cara Transfer Bank Jatim ke BRI Via ATM dan m-Banking Terbaru!

Respon (1)

  1. Assalamualaikum admin,ijin bertanya apakah ditahun ini tambahan tpg 13 dan thr untuk guru dianggarkan kembali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *