6 Cara Mengatasi Gagal Scan Barcode Google Authenticator

Cara Mengatasi Gagal Scan Barcode Google Authenticator

Google Authenticator merupakan salah satu aplikasi pengaman berbasis two-factor authentication (2FA) yang banyak digunakan untuk login ke berbagai platform, termasuk sistem pendidikan seperti PTK Datadik, SP Data, maupun layanan web lain yang memerlukan tingkat keamanan ekstra.

Namun, tidak sedikit pengguna yang mengalami kendala ketika lupa melakukan scan barcode saat proses aktivasi akun. Akibatnya, mereka tidak bisa mendapatkan kode autentikasi yang dibutuhkan untuk login.

Masalah ini cukup sering terjadi dan dapat menghambat akses ke layanan penting. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi alternatif agar pengguna tetap bisa login meskipun barcode tidak berhasil dipindai.

Cara Alternatif untuk Mengatasi Gagal Scan Barcode

Dalam video dari channel Ngapak Pedia oleh Nurul Hadi Pauji, dijelaskan sebuah cara alternatif untuk mengatasi gagal scan barcode pada Google Authenticator. Berikut adalah pembahasan lengkapnya:

  1. Akses Website Tujuan Seperti Biasa

    Langkah pertama adalah membuka website yang ingin diakses. Misalnya, PTK Datadik atau SP Data. Lakukan proses login seperti biasa sampai muncul permintaan kode autentikasi dari Google Authenticator.

  2. Buka Developer Tools di Browser

    Setelah sampai pada halaman permintaan autentikasi, tekan tombol kombinasi di keyboard:

    Ctrl + Shift + I

    Kombinasi ini akan membuka fitur Developer Tools di browser, biasanya muncul di sisi kanan layar.

  3. Perluas Tampilan dan Cari Bagian Script

    Setelah panel terbuka, geser atau lebarkan panel agar tampak lebih jelas. Pilih tab Elements, lalu cari bagian script yang memuat informasi autentikasi. Di dalam script ini, biasanya terdapat URL panjang yang mengandung informasi login terenkripsi.

  4. Temukan dan Salin URL Autentikasi

    Cari bagian yang bertuliskan decodeURL atau URL yang dimulai dari https://. Untuk menyalinnya:

    • Klik kanan pada bagian tersebut

    • Pilih Edit text

    • Salin seluruh URL dari awal (https://...) hingga sebelum tanda kutip penutup (“) dan tanda kurung tutup.

  5. Tempelkan URL di Tab Baru

    Setelah URL disalin, buka tab baru di browser dan tempelkan URL tersebut di kolom alamat (address bar). Tekan Enter untuk mengakses halaman tersebut.

    Dengan cara ini, pengguna dapat login tanpa perlu memasukkan kode autentikasi dari Google Authenticator.

  6. Catatan Tambahan

    • Metode ini bersifat sementara, sebagai solusi darurat agar pengguna bisa login.

    • Tidak semua sistem mungkin mendukung cara ini, tergantung bagaimana website mengelola proses autentikasi.

    • Jika berhasil, disarankan untuk segera mengatur ulang autentikasi dua faktor agar lebih aman.

Kesimpulan

Metode alternatif ini sangat membantu pengguna yang gagal melakukan scan barcode Google Authenticator, terutama dalam kondisi mendesak seperti keperluan login ke sistem pendidikan atau pekerjaan. Meski bukan solusi permanen, cara ini cukup efektif selama belum ada solusi resmi dari penyedia layanan. Pengguna diharapkan tetap berhati-hati dan menjaga kerahasiaan data agar keamanan akun tetap terjaga.

Jika metode ini berhasil digunakan, pengguna bisa berbagi pengalaman di kolom komentar atau forum terkait, agar pengguna lain juga bisa mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga  Cara BAP EMIS Semester Ganjil 2025/2026, Alur Baru yang Harus Dipahami Operator dan Kepala Madrasah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *