Dalam era digital, keamanan data menjadi salah satu hal yang sangat krusial, termasuk di bidang pendidikan. Akun Belajar.id yang diberikan kepada guru, tenaga kependidikan, hingga siswa kini menjadi pintu masuk berbagai layanan digital pendidikan. Mulai dari akses email resmi, aplikasi pembelajaran, hingga integrasi dengan sistem data pendidikan. Namun, tingginya risiko penyalahgunaan data membuat pemerintah melalui surat edaran terbaru mewajibkan penerapan verifikasi dua langkah (2SV) untuk seluruh akun Belajar.id.
Kebijakan ini berlaku paling lambat pada 23 September 2025. Artinya, jika admin atau pengguna akun Belajar.id belum mengaktifkan 2SV hingga tanggal tersebut, maka akses login akan terganggu. Dengan adanya lapisan keamanan tambahan, akun tidak hanya bergantung pada password, tetapi juga membutuhkan kode atau perangkat lain untuk verifikasi.
Mengapa 2SV Diterapkan?
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah:
-
Perlindungan Data: Mengamankan informasi pribadi, data sekolah, maupun data organisasi dari kebocoran.
-
Mencegah Penyalahgunaan: Jika password diketahui orang lain, akun tetap aman karena butuh verifikasi tambahan.
-
Kepatuhan Regulasi: Setiap sistem elektronik pendidikan diwajibkan menerapkan standar keamanan yang lebih tinggi.
Metode Verifikasi Dua Langkah
Dalam surat edaran, terdapat beberapa metode yang bisa digunakan, dan pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan:
-
Dialog Google Prompt – notifikasi yang muncul di perangkat ketika login.
-
Google Authenticator – aplikasi khusus yang menghasilkan kode OTP.
-
Kunci Keamanan – perangkat fisik berbasis USB atau Bluetooth.
-
Nomor Telepon (SMS/Telepon) – kode dikirim langsung ke nomor ponsel.
-
Kode Cadangan – digunakan dalam kondisi darurat, misalnya ketika perangkat utama hilang.
Langkah-Langkah Aktivasi Verifikasi dua Langkah 2SV Akun Belajar.id
-
Login ke Akun Belajar.id
-
Buka browser (Chrome atau lainnya).
-
Masuk ke mail.google.com dan pilih “Tambahkan akun”.
-
Masukkan email Belajar.id dan password yang sesuai.
-
-
Masuk ke Pengaturan Keamanan
-
Klik ikon profil di pojok kanan atas.
-
Pilih Kelola Akun Google Anda.
-
Arahkan ke menu Keamanan (Security).
-
Cari opsi Verifikasi 2 Langkah lalu klik aktifkan.
-
-
Pilih Metode Verifikasi
-
Nomor Handphone: Masukkan nomor aktif → terima kode SMS → simpan.
-
Google Prompt: Saat login, akan muncul notifikasi di HP terhubung, tinggal konfirmasi.
-
Google Authenticator:
-
Install aplikasi Google Authenticator di HP.
-
Scan QR Code yang muncul di layar laptop.
-
Masukkan kode OTP dari aplikasi ke kolom verifikasi.
-
-
Kunci Sand/Keamanan: Gunakan PIN laptop, sidik jari, atau perangkat USB khusus.
-
-
Simpan Kode Cadangan
-
Setelah 2SV aktif, buka menu Kode Cadangan.
-
Unduh atau catat 10 kode unik yang bisa dipakai saat darurat.
-
Setiap kode hanya bisa digunakan sekali.
-
Tips Agar Aktivasi Lancar
-
Pastikan nomor HP yang terhubung masih aktif dan terdaftar di akun. Jika ada kesalahan data, guru/PTK bisa memperbaikinya melalui Dapodik.
-
Untuk email pemulihan atau perubahan data besar, biasanya harus melalui dinas pendidikan.
-
Simpan kode cadangan di tempat aman, misalnya di laptop pribadi atau catatan offline.
-
Jika perangkat hilang, segera gunakan kode cadangan atau hubungi pusat bantuan Belajar.id.
Baca juga: Cara Download Kartu Login Sulingjar (Survei Lingkungan Belajar) Terbaru Anti Gagal
Kesimpulan
Penerapan verifikasi dua langkah (2SV) pada akun Belajar.id bukan sekadar aturan baru, melainkan langkah penting dalam menjaga keamanan data pendidikan di Indonesia. Dengan adanya 2SV, akun menjadi lebih terlindungi dari risiko peretasan atau penyalahgunaan. Proses aktivasinya juga cukup mudah, tersedia beberapa metode mulai dari SMS hingga aplikasi autentikator.
Bagi seluruh pengguna, terutama admin dan guru, sebaiknya segera mengaktifkan 2SV sebelum batas waktu yang ditentukan. Dengan begitu, akses ke berbagai layanan pendidikan tetap lancar, aman, dan sesuai kebijakan baru.





