Cara Mengajukan PIP di Dapodik 2026.B Menjelang Cut Off 31 Januari 2026

Cara Mengajukan PIP di Dapodik 2026.B Menjelang Cut Off 31 Januari 2026

Tahun ajaran 2026 membawa sejumlah penyesuaian kebijakan di bidang pendidikan, salah satunya terkait Program Indonesia Pintar. Melalui pembaruan Dapodik versi 2026.B, sekolah diberikan kesempatan untuk kembali mengusulkan peserta didik yang layak mendapatkan bantuan pendidikan.

Pengusulan ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena seluruh data akan diverifikasi secara sistematis. Oleh sebab itu, peran operator sekolah menjadi sangat krusial dalam memastikan data yang dikirim benar, valid, dan sesuai dengan kondisi lapangan. Terlebih lagi, waktu pengusulan dibatasi hingga akhir Januari 2026.

Gambaran Umum PIP dan Mekanisme Pengusulan

PIP dirancang untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan secara layak. Bantuan ini tidak hanya mempertimbangkan faktor ekonomi, tetapi juga kondisi sosial tertentu yang membuat peserta didik membutuhkan dukungan tambahan.

Melalui Dapodik, sekolah hanya bertugas mengajukan dan menandai peserta didik yang dinilai layak. Penetapan akhir tetap melalui proses seleksi lanjutan berdasarkan data nasional.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengusulkan

Sebelum melakukan pengusulan, operator perlu memastikan bahwa seluruh data peserta didik telah terisi lengkap. Data orang tua, penghasilan, pekerjaan, dan status keluarga harus diperbarui jika terdapat perubahan.

Selain itu, pengajuan PIP sebaiknya dilakukan lebih awal agar masih tersedia waktu untuk perbaikan jika ditemukan kesalahan sebelum cut off.

Tutorial Lengkap Mengajukan PIP di Dapodik 2026.B

  1. Buka aplikasi Dapodik versi 2026.B
    Pastikan aplikasi sudah diperbarui dan dapat diakses tanpa kendala.
  2. Login menggunakan akun operator sekolah
    Gunakan akun resmi agar seluruh menu dapat diakses dengan sempurna.
  3. Masuk ke menu Peserta Didik
    Menu ini menampilkan seluruh siswa yang terdaftar di satuan pendidikan.
  4. Pilih peserta didik yang akan diajukan
    Klik nama siswa, lalu pilih menu ubah untuk membuka detail data.
  5. Cari bagian kelayakan PIP
    Scroll halaman hingga menemukan kolom penentuan kelayakan penerima PIP.
  6. Tentukan status layak menerima PIP
    Pilih opsi ya jika peserta didik dinilai memenuhi kriteria.
  7. Pilih alasan kelayakan secara akurat
    Alasan dapat berupa kondisi ekonomi, status keluarga, atau kondisi khusus lainnya. Pilih sesuai fakta di lapangan.
  8. Sesuaikan data bantuan sosial
    Jika peserta didik merupakan pemegang bantuan sosial tertentu, centang opsi yang relevan. Jika tidak, biarkan kosong.
  9. Periksa dan sesuaikan penghasilan orang tua
    Penghasilan orang tua menjadi indikator penting. Isikan angka yang masuk akal dan sesuai kondisi sebenarnya.
  10. Periksa status pekerjaan dan kondisi orang tua
    Jika orang tua sudah meninggal atau tidak bekerja, pastikan data tersebut sudah diinput dengan benar.
  11. Simpan perubahan data
    Setelah semua data diperiksa, simpan perubahan hingga muncul notifikasi berhasil.
  12. Lakukan sinkronisasi Dapodik
    Sinkronisasi wajib dilakukan agar data pengajuan PIP terkirim ke sistem pusat.
Baca Juga  Persiapan WAJIB Operator Sekolah Sebelum Rilis Dapodik 2025/2026

Pentingnya Memperhatikan Cut Off 31 Januari 2026

Tanggal 31 Januari 2026 menjadi batas akhir pengambilan data PIP. Data yang belum disinkron hingga tanggal tersebut berpotensi tidak ikut dalam proses penetapan penerima. Oleh karena itu, sekolah disarankan menyelesaikan pengusulan jauh sebelum batas waktu.

Kesimpulan

Mengajukan PIP di Dapodik 2026.B bukanlah proses yang rumit, tetapi membutuhkan ketelitian dan kejujuran data. Operator sekolah harus memastikan setiap isian mencerminkan kondisi peserta didik sebenarnya. Dengan pengusulan yang tepat waktu dan data yang akurat sebelum cut off 31 Januari 2026, sekolah turut berperan memastikan bantuan PIP tepat sasaran dan bermanfaat bagi peserta didik yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *