Cara Mengisi Instrumen MBG di Madrasah RA, MI, MTS dan MA Lengkap!

Cara Mengisi Instrumen MBG di Madrasah RA, MI, MTS dan MA Lengkap!

Program Makan Bergizi Gratis atau MBG menjadi salah satu fokus utama dalam upaya meningkatkan kesehatan peserta didik di lingkungan madrasah. Program ini tidak hanya bertujuan memberikan asupan makanan, tetapi juga membangun sistem yang menjamin keamanan pangan, kebersihan lingkungan, serta edukasi gizi. Agar pelaksanaannya dapat dipantau dan dievaluasi, setiap madrasah diwajibkan mengisi instrumen MBG melalui sistem Healthy Madrasah.

Instrumen ini berfungsi sebagai alat pemetaan kondisi madrasah, mulai dari jumlah penerima MBG, kesiapan fasilitas, alur distribusi makanan, hingga dukungan pembiayaan. Data yang dimasukkan akan digunakan sebagai dasar kebijakan lanjutan, sehingga ketelitian dalam pengisian menjadi sangat penting. Banyak operator yang masih merasa bingung karena tahapan yang cukup panjang. Oleh karena itu, panduan ini disusun agar proses pengisian menjadi lebih mudah dan sistematis.

Sekilas Tentang Sistem Healthy Madrasah

Healthy Madrasah adalah platform digital yang terintegrasi dengan akun EMIS. Melalui sistem ini, madrasah dapat mengisi berbagai instrumen kesehatan, termasuk MBG. Setiap madrasah dapat masuk menggunakan akun resmi tanpa perlu membuat akun baru. Di dalam dashboard tersedia beberapa menu, salah satunya adalah instrumen Makan Bergizi Gratis yang wajib diisi oleh madrasah penerima program.

Cara Login ke Sistem

  1. Buka browser dan buka: https://appmadrasah.kemenag.go.id/madrasahsehat

  2. Klik tombol Login di pojok kanan atas.

  3. Pilih metode masuk menggunakan SSO EMIS.

  4. Masukkan email dan kata sandi EMIS.

  5. Klik Login hingga sistem mengarahkan ke dashboard.

Setelah berhasil masuk, Anda akan melihat menu instrumen kesehatan yang tersedia.

Memulai Pengisian Instrumen MBG

  1. Scroll ke bagian bawah dashboard hingga menemukan menu Makan Bergizi Gratis.

  2. Klik tombol Instrumen MBG.

  3. Sistem akan menampilkan tujuh tahap yang harus diisi secara berurutan.

Tahap Identitas Madrasah

  1. Periksa data NSM, NPSN, dan nama madrasah yang terisi otomatis.

  2. Pilih status penerimaan MBG.

  3. Jika sudah menerima, pilih Ya dan klik Berikutnya.

Tahap Data Kontak

  1. Isi alamat lengkap madrasah.

  2. Masukkan nama dan nomor ponsel kepala madrasah.

  3. Isi nama ketua tim pelaksana atau pembina UKS.

  4. Masukkan nomor kontak ketua tim.

  5. Tuliskan nama unit layanan gizi atau SPPG yang melayani madrasah.

Tahap Data Program

  1. Pilih tanggal pertama menerima MBG melalui ikon kalender.

  2. Tentukan jumlah hari penerimaan dalam satu minggu.

  3. Masukkan jumlah siswa penerima MBG.

  4. Pisahkan data siswa laki-laki dan perempuan.

  5. Isi jumlah siswa dengan alergi, fobia, dan intoleransi makanan.

  6. Jika tidak ada, isi dengan angka nol.

Tahap Fasilitas dan Keamanan Pangan

  1. Pilih rasio fasilitas cuci tangan dengan sabun.

  2. Tentukan sumber sabun dan sistem pembuangan air.

  3. Pilih lokasi transit makanan di madrasah.

  4. Tentukan posisi penyimpanan makanan.

  5. Pilih kondisi transit di kelas.

  6. Tentukan apakah dilakukan uji organoleptik.

  7. Pilih alat pelindung diri petugas.

  8. Tentukan alat ukur tinggi dan berat badan.

  9. Tentukan frekuensi pengukuran.

  10. Pilih sistem pengelolaan sisa makanan.

  11. Tentukan jenis tempat sampah dan fasilitas pembuangan.

Tahap Program dan Sosialisasi

  1. Isi jumlah hari efektif belajar.

  2. Tentukan pola pelaporan ke SPPG.

  3. Pilih status sosialisasi MBG.

  4. Tentukan ketersediaan materi gizi dan PHBS.

  5. Pilih status pelatihan tenaga pendidik.

Tahap Pembiayaan

  1. Tentukan sumber dana untuk sanitasi dan fasilitas.

  2. Pilih sumber dana untuk edukasi dan pemeliharaan.

  3. Jika ada sumber lain, tuliskan di kolom tersedia.

Tahap Saran dan Pengiriman

  1. Tuliskan saran untuk perbaikan program.

  2. Pastikan semua kolom terisi dan berwarna hijau.

  3. Klik Submit untuk menyimpan data.

Kesimpulan

Pengisian instrumen MBG merupakan langkah penting untuk memastikan program berjalan optimal. Dengan mengikuti panduan ini, madrasah dapat melengkapi data secara akurat dan mendukung peningkatan kualitas layanan gizi bagi peserta didik.

Baca Juga  Panduan Lengkap Cara Cetak SKP 2025 di eKinerja untuk ASN Terbaru 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *