Sistem Manajemen E-Ijazah kini tengah memasuki fase uji coba yang memungkinkan satuan pendidikan dan kantor Kementerian Agama untuk melakukan simulasi pengelolaan data induk ijazah.
Dalam proses ini, banyak operator sekolah mengajukan pertanyaan, terutama mengenai bagaimana menambahkan gelar kepala sekolah dalam sistem. Salah satu pertanyaan yang cukup ramai adalah: “Mengapa nama kepala sekolah tidak muncul dengan gelarnya?”
Masalah ini cukup penting karena gelar akademik kepala sekolah sering kali menjadi bagian dari keabsahan dokumen resmi, termasuk pada lembar ijazah dan surat keputusan (SK). Maka dari itu, penting untuk memahami bagaimana cara menambahkan gelar tersebut secara tepat di dalam sistem E-Ijazah.
Apakah Gelar Kepala Sekolah Perlu Diisi?
Jawabannya ya, perlu. Fakta bahwa sistem menyediakan menu khusus untuk pengisian gelar akademik menjadi indikator bahwa informasi ini memang dibutuhkan, terutama dalam konteks administrasi resmi.
Namun, perlu dicatat bahwa gelar ini tidak akan berpengaruh pada data Dapodik, karena data pada Dapodik disinkronkan langsung dengan data dari Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil). Jadi, perubahan gelar hanya akan berpengaruh di dokumen-dokumen internal e-ijazah, bukan pada database nasional kependudukan.
Tutorial Cara Menambahkan Gelar Kepala Sekolah di Manajemen E-Ijazah
Berikut langkah-langkahnya:
1. Login ke Sistem Manajemen E-Ijazah
-
Buka laman resmi Manajemen E-Ijazah.
-
Masukkan username dan password untuk login.
Catatan: Jika sistem tidak merespon atau gagal login, kemungkinan server sedang bermasalah karena masih dalam tahap simulasi.
2. Cari Menu Kepala Sekolah
-
Setelah berhasil masuk, cari bagian yang menampilkan data kepala sekolah.
-
Umumnya, nama kepala sekolah hanya muncul tanpa gelar.
3. Klik Menu Aksi → Pilih “Perbaikan Gelar Akademik”
-
Di samping nama kepala sekolah, klik tombol “Aksi”.
-
Pilih opsi “Perbaikan Gelar Akademik”.
4. Isi Gelar Kepala Sekolah
-
Akan muncul dua kolom:
-
Gelar Akademik Depan (misalnya: Dr.)
-
Gelar Akademik Belakang (misalnya: M.Pd., S.Pd., M.M.)
-
Masukkan gelar sesuai dengan posisi masing-masing. Contoh:
Gelar Depan:
DrGelar Belakang:
M.Pd
5. Klik Simpan
-
Setelah selesai mengisi, klik Simpan.
-
Jika berhasil, nama kepala sekolah akan tampil dengan gelarnya pada tampilan cetak dokumen seperti SK atau e-ijazah.
Kendala dan Catatan Penting
-
Server Masih Tidak Stabil
Karena sistem masih dalam masa uji coba hingga 17 April 2025, beberapa fitur (terutama pengisian gelar belakang) masih sering gagal tersimpan. Bahkan jika berhasil, data tersebut akan di-reset kembali setelah masa uji coba berakhir. -
Data Uji Coba Tidak Mempengaruhi Data Asli
Seluruh perubahan selama simulasi tidak bersifat permanen, sehingga aman digunakan sebagai latihan atau eksplorasi fitur. -
Jika Salah Input Gelar
Tenang, Anda bisa melakukan perbaikan di menu yang sama kapan pun diperlukan.
Kapan Waktu Terbaik untuk Menambahkan Gelar Kepala Sekolah?
Disarankan untuk menunggu hingga masa simulasi berakhir dan server sudah stabil. Tujuannya agar data benar-benar tersimpan dengan baik dan muncul di dokumen final seperti:
-
Format SK penetapan
-
E-ijazah resmi yang diterbitkan
Penutup
Penambahan gelar kepala sekolah di Manajemen E-Ijazah memang penting dan disediakan oleh sistem. Meskipun saat ini masih terdapat keterbatasan teknis akibat uji coba, setidaknya para operator sudah bisa mempelajari cara penggunaannya.
Jika Anda masih ragu, tidak perlu terburu-buru mencoba di masa simulasi. Lebih baik menonton panduan seperti di kanal Ngapak Pedia, lalu praktikkan saat server sudah stabil.





