Sejak diberlakukannya sistem penilaian berbasis praktik, kepala sekolah tidak lagi hanya dinilai dari laporan administratif, tetapi juga dari aksi nyata di lapangan. Tahun 2026 menjadi tonggak penting karena seluruh kepala sekolah wajib mengikuti observasi praktik kinerja melalui platform Ruang GTK. Bagi sebagian orang, sistem ini terasa rumit karena melibatkan banyak tahapan, mulai dari diskusi persiapan hingga refleksi pascaobservasi.
Banyak kepala sekolah yang mengaku bingung ketika pertama kali membuka menu praktik kinerja. Mereka ragu apakah langkah yang dilakukan sudah benar atau belum. Padahal, jika dipahami dengan baik, sistem ini dirancang untuk membantu kepala sekolah berkembang secara profesional, bukan sekadar memberi penilaian angka.
Artikel ini akan membahas langkah demi langkah mengisi observasi kinerja kepala sekolah di Ruang GTK 2026 secara praktis, lengkap dengan penjelasan setiap bagian agar Anda lebih percaya diri saat menjalani prosesnya.
Memahami Konsep Observasi Praktik Kinerja
Observasi praktik kinerja merupakan bagian dari siklus peningkatan mutu pendidikan. Proses ini menilai bagaimana kepala sekolah memimpin, membina guru, serta memastikan pembelajaran berjalan efektif. Pengawas sekolah berperan sebagai penilai, sedangkan kepala sekolah sebagai subjek observasi.
Ada tiga fase utama dalam observasi, yaitu:
-
Diskusi persiapan – tahap perencanaan dan kesepakatan.
-
Pelaksanaan observasi – pengawas melihat langsung praktik di sekolah.
-
Tindak lanjut – refleksi dan perbaikan berdasarkan hasil observasi.
Ketiga fase ini harus dijalani secara berurutan agar nilai kinerja dapat diproses.
Langkah-Langkah Cara Mengisi Observasi di Ruang GTK
1. Masuk dan Atur Periode
Login ke Ruang GTK, lalu ubah periode menjadi Januari–Desember 2026. Pengaturan periode sangat penting agar data kinerja muncul dengan benar.
2. Cek Timeline Kegiatan
Perhatikan lini masa yang tersedia. Biasanya, perencanaan dilakukan di awal tahun, sedangkan observasi dapat berlangsung mulai Februari hingga November.
3. Pilih Peran Kepala Sekolah
Pastikan peran Anda adalah kepala sekolah sebagai pegawai. Jika data belum muncul, klik menu e-Kinerja agar sinkron dengan sistem.
4. Buka Menu Praktik Kinerja
Scroll ke bagian pelaksanaan kinerja, lalu klik lakukan pada praktik kinerja yang tertera.
5. Masuk ke Diskusi Persiapan
Klik lakukan pada bagian observasi praktik kinerja. Anda akan melihat panduan dan kolom isian.
Cara Mengisi Setiap Kolom dengan Benar
Menentukan Target Perilaku
Pilih perilaku yang ingin diamati, misalnya kepemimpinan kolaboratif atau pengembangan guru. Pilih sesuai kebutuhan sekolah.
Menulis Upaya Pengembangan Diri
Tuliskan rencana pengembangan minimal 250 kata. Jelaskan bagaimana Anda mempelajari perilaku tersebut, berdiskusi dengan pengawas, dan mempersiapkan diri sebelum observasi.
Menentukan Jadwal
Isi perkiraan waktu observasi, misalnya bulan April atau Mei. Tanggal dapat disesuaikan kembali jika diperlukan.
Mengisi Detail Pertemuan
Tuliskan lokasi, jenis kegiatan, serta perangkat pendukung seperti rubrik, modul ajar, dan dokumentasi.
Mengirim Diskusi
Setelah semua kolom lengkap, klik kirim dan centang persetujuan. Status akan berubah menjadi aktif.
Tips Agar Observasi Berjalan Lancar
-
Pelajari rubrik observasi secara detail.
-
Lakukan simulasi bersama tim guru.
-
Siapkan bukti kegiatan yang relevan.
-
Lakukan refleksi setelah observasi.
Penutup
Observasi praktik kinerja di Ruang GTK 2026 bukan sekadar kewajiban, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan sekolah. Dengan memahami alur dan mengisi setiap bagian dengan benar, kepala sekolah dapat menjalani proses ini dengan lebih percaya diri dan profesional.





