Banyak pengguna Android merasa kebingungan saat ingin membuka folder Android/data namun selalu berakhir dengan pesan akses ditolak. Masalah ini semakin sering terjadi sejak Android 11 hingga pembaruan sistem terbaru di tahun 2026. Sistem keamanan Android kini membatasi akses langsung ke data aplikasi demi menjaga privasi dan mencegah penyalahgunaan.
Sayangnya, kebijakan ini juga berdampak pada pengguna biasa yang ingin memindahkan data game, memasang file pendukung aplikasi, atau sekadar mengelola penyimpanan internal. Aplikasi file manager lama sudah tidak lagi efektif, bahkan meskipun diberikan izin penuh.
Namun, ada pendekatan baru yang lebih aman dan kompatibel dengan sistem Android modern, tanpa perlu ZArchiver atau aplikasi sejenis.
Gambaran Singkat Metode Alternatif Tanpa ZArchiver
Metode terbaru ini memanfaatkan fitur bawaan Android berupa wireless debugging yang diaktifkan melalui iADB. Setelah sistem terbuka melalui iADB, EX File Manager dapat digunakan untuk mengakses folder data secara penuh.
Pendekatan ini tidak membutuhkan kabel, tidak perlu root, dan dapat diterapkan di berbagai merek HP seperti Samsung, Xiaomi, Vivo, Oppo, dan lainnya selama menggunakan Android 11 ke atas.
Penjelasan Fungsi iADB dan EX File Manager
iADB adalah aplikasi yang berfungsi mengaktifkan layanan debugging Android secara nirkabel. Dengan status running, aplikasi ini membuka akses sistem sementara tanpa merusak keamanan perangkat.
EX File Manager adalah pengelola file yang mendukung navigasi ke direktori sistem. Ketika izin dari iADB aktif, aplikasi ini dapat membuka folder Android/data tanpa pembatasan.
Langkah Awal Mengaktifkan Mode Developer
-
Masuk ke Pengaturan HP
-
Pilih Tentang Ponsel
-
Ketuk Nomor Build berulang hingga opsi developer aktif
-
Kembali ke halaman pengaturan utama
Langkah ini hanya perlu dilakukan sekali dan akan membuka menu pengaturan lanjutan.
Pengaturan Debugging Agar iADB Bisa Digunakan
-
Masuk ke Opsi Pengembang
-
Aktifkan USB Debugging
-
Aktifkan Wireless Debugging
-
Pastikan koneksi WiFi atau hotspot aktif
-
Pilih Pasangkan Perangkat dengan Kode
-
Catat angka pairing yang ditampilkan
Setelah itu, buka aplikasi iADB dan aktifkan izin notifikasi. Masuk ke menu Developer Option di dalam aplikasi, lalu masukkan kode pairing hingga muncul notifikasi pairing berhasil.
Menjalankan iADB Sampai Status Aktif
Kembali ke halaman utama iADB dan tekan tombol Start. Tunggu hingga status berubah menjadi Running. Jika sudah aktif, berarti sistem telah siap memberikan akses folder data ke aplikasi file manager.
Tanpa status ini, folder data tetap akan terkunci meskipun izin lain sudah diberikan.
Cara Mengakses Folder Android Data dengan EX File Manager
-
Buka EX File Manager
-
Izinkan seluruh permintaan akses
-
Masuk ke Internal Storage
-
Pilih folder Android
-
Buka folder Data
-
Pilih Allow all the time saat diminta izin
Setelah itu, seluruh folder aplikasi akan terlihat dan bisa dibuka tanpa kendala.
Langkah Lengkap Menyalin dan Memasang File ke Folder Data
-
Temukan file yang ingin dipindahkan
-
Tekan lama hingga menu muncul
-
Pilih Salin
-
Navigasi ke Android lalu Data
-
Pilih folder aplikasi tujuan
-
Tekan Tempel
-
Konfirmasi tindih jika ada
-
Tunggu hingga proses selesai
Metode ini memungkinkan pemasangan file berjalan lancar tanpa error akses.
Kesimpulan
Akses folder data yang terkunci di Android versi 2026 bukan lagi masalah besar. Dengan kombinasi iADB dan EX File Manager, pengguna dapat membuka, menyalin, dan memasang file di folder Android/data tanpa ZArchiver dan tanpa root. Cara ini terbukti efektif, aman, dan bisa diterapkan di berbagai perangkat Android modern. Selama langkah dijalankan dengan benar, pesan akses ditolak tidak akan muncul lagi.





