Awal tahun 2026, linimasa TikTok dan X kembali diramaikan dengan narasi yang mengaitkan game Block Blast dengan sebuah video yang disebut-sebut melibatkan beberapa anak seusia SD atau SMP. Istilah “bocil Block Blast 1 VS 3” mendadak populer setelah banyak unggahan menampilkan potongan video pendek dengan caption provokatif. Dari potongan tersebut, terlihat empat anak berada di satu ruangan. Salah satu anak fokus bermain game Block Blast di ponsel, sementara tiga lainnya terlihat berinteraksi satu sama lain.
Karena tampilan fisik dan perilaku mereka yang masih sangat muda, netizen menyebutnya sebagai bocil, meski usia pastinya tidak pernah dikonfirmasi. Narasi “1 vs 3” pun muncul, bukan karena jumlah orangnya ganjil, melainkan karena hanya satu anak yang benar-benar bermain game, sementara tiga lainnya tidak. Istilah itu kemudian melekat dan digunakan berulang kali dalam caption demi menarik rasa penasaran warganet.
Kenapa Video Ini Bisa Viral di Media Sosial?
Ada beberapa faktor yang membuat isu ini cepat menyebar. Pertama, nama Block Blast sendiri sudah lebih dulu populer sebagai game puzzle yang sering muncul di TikTok. Banyak konten pamer skor, tips kombo, hingga video santai main Block Blast yang masuk ke beranda pengguna. Ketika game yang sedang naik daun dikaitkan dengan isu sensasional, algoritma media sosial cenderung mendorong konten tersebut lebih luas.
Kedua, narasi yang dibangun sengaja dibuat menggantung. Banyak unggahan hanya menampilkan potongan singkat, lalu menyebutkan bahwa versi lengkapnya ada di link bio. Pola ini memancing rasa ingin tahu, terutama karena disebut-sebut ada aktivitas lain selain bermain game. Ketiga, kolom komentar dipenuhi akun-akun yang mengaku sudah menonton versi penuh, meski klaim tersebut tidak pernah disertai bukti valid.
Apakah Benar Ada Link Video Asli Bocil Block Blast Full 1 Vs 3?
Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, ternyata memang ada video bocil block blast versi aslinya di platform videy.co dengan durasi full 1 menit 02 detik. Namun sayangnya banyak link yang dibagikan di kolom komentar TikTok justru mengarah ke situs iklan, e-commerce, atau halaman yang meminta pengguna melakukan klik berulang.
Nama platform populer seperti Videy, Terabox, atau Mediafire sering dicatut agar terlihat meyakinkan. Padahal, jika diperhatikan dengan teliti, alamat situsnya berbeda dari domain resmi. Inilah yang membuat banyak netizen akhirnya sadar bahwa sebagian besar link tersebut hanyalah umpan klik.
Cara Aman Menyikapi dan Menonton Video Viral
Dalam kasus seperti ini, langkah paling aman bukan mencari videonya, melainkan menyaring informasi. Jika menemukan klaim link video viral, periksa dulu apakah ada media kredibel yang membahasnya dengan data jelas. Hindari mengklik tautan yang dibagikan sembarangan di kolom komentar, apalagi jika alamatnya mencurigakan.
Perlu diingat, konten yang melibatkan anak di bawah umur sangat sensitif dan berisiko melanggar hukum. Selain itu, banyak situs palsu memanfaatkan rasa penasaran untuk mencuri data pribadi atau memasang malware. Jika ingin mengikuti tren Block Blast, jauh lebih aman menikmati konten gameplay atau tips bermain yang jelas sumbernya.
BACA JUGA: Link Rekaman Asli Bocil Block Blast Viral Zoom di Telegram dan X Jadi Sorotan, Awas Jangan Terkecoh
Kesimpulan
Isu bocil Block Blast viral 1 vs 3 lebih banyak dipenuhi spekulasi dibanding fakta. Hingga sekarang, tidak ada konfirmasi resmi tentang keberadaan video lengkap yang aman dan valid. Mayoritas link yang beredar justru terindikasi palsu dan berbahaya. Sikap paling bijak adalah tidak mudah terpancing rasa penasaran, serta lebih fokus pada konten positif dan aman di media sosial.





