Perubahan sistem penyaluran tunjangan profesi guru pada tahun 2026 membuat banyak pendidik harus lebih teliti dalam memantau data pribadi di Info GTK. Salah satu persoalan yang paling sering muncul adalah status rekening bank yang masih merah atau tidak valid. Kondisi ini memicu kecemasan, terutama bagi guru yang baru saja lulus PPG dan berharap tunjangannya segera cair.
Masalah rekening ini sebenarnya bukan kesalahan guru secara langsung. Proses validasi dilakukan bertahap oleh sistem pusat dan bank penyalur. Karena jumlah penerima baru sangat banyak, tidak semua data bisa diproses sekaligus. Akibatnya, sebagian guru harus menunggu lebih lama hingga nomor rekening mereka muncul dan bisa diaktivasi.
Banyak yang mengira jika rekening belum valid, maka tunjangan otomatis hangus. Padahal, sistem hanya menunda pencairan sampai seluruh data terverifikasi. Hak guru tetap tercatat selama syarat utama, yaitu beban mengajar dan linearitas, sudah terpenuhi.
Sekilas Tentang Sistem Rekening di Info GTK
Info GTK berfungsi sebagai pusat data untuk menentukan kelayakan pencairan tunjangan. Di dalamnya terdapat kolom rekening bank yang harus berstatus valid sebelum dana dapat disalurkan. Untuk guru non-ASN, rekening dibuatkan secara otomatis oleh bank mitra pemerintah. Sementara itu, guru ASN harus menyerahkan nomor rekening melalui operator dinas.
Perbedaan mekanisme ini sering menimbulkan kebingungan. Guru non-ASN tidak perlu membuka rekening terlebih dahulu, sedangkan guru ASN justru wajib menyiapkan rekening sendiri agar bisa diinput ke sistem.
Mengapa Rekening Bisa Tidak Valid
Status tidak valid biasanya muncul karena beberapa faktor. Data guru belum sepenuhnya tervalidasi, bank belum menerbitkan nomor rekening, atau terdapat perbedaan nama antara Info GTK dan buku tabungan. Kesalahan kecil seperti penulisan gelar yang tidak sama pun bisa menyebabkan sistem menolak rekening tersebut.
Selain itu, perubahan data seperti pergantian rekening, perbaikan identitas, atau lulusan PPG baru juga membutuhkan waktu sinkronisasi. Selama proses ini berjalan, status rekening tetap akan terlihat merah.
Tutorial Mengatasi Rekening Tidak Valid di Info GTK 2026
-
Periksa beban mengajar terlebih dahulu
Pastikan status beban ajar sudah valid. Jika masih merah, perbaiki melalui Dapodik karena rekening tidak akan diproses sebelum data ini benar. -
Pantau Info GTK secara rutin
Cek setiap beberapa hari untuk melihat apakah nomor rekening sudah muncul. -
Tunggu rekening otomatis untuk non-ASN
Nomor akan ditampilkan setelah data dinyatakan layak. -
Cetak tampilan Info GTK
Gunakan sebagai bukti saat ke bank. -
Datang ke bank penyalur
Aktivasi dilakukan langsung di kantor cabang. -
Lengkapi persyaratan
Bawa KTP, KK, SK mengajar, dan cetakan Info GTK. -
Aktivasi rekening
Bank akan mengaktifkan rekening agar siap menerima dana. -
Cek kembali status di Info GTK
Pastikan sudah berubah menjadi valid. -
Tunggu terbit SKTP
Setelah valid, sistem akan memproses pencairan.
Prosedur Khusus Guru ASN
Guru ASN harus mengajukan perubahan atau input rekening ke operator dinas. Biasanya diminta buku rekening dan dokumen pendukung lain. Setelah itu, data akan dikirim ke pusat untuk diverifikasi.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Nama di rekening harus sama persis dengan yang tercantum di Info GTK. Jika berbeda, lakukan perbaikan terlebih dahulu agar sistem bisa mengenali rekening tersebut.
Kesimpulan
Rekening bank tidak valid di Info GTK 2026 bukan alasan untuk panik. Selama beban mengajar dan data utama sudah benar, tunjangan tetap tercatat. Dengan mengikuti langkah yang tepat dan bersabar menunggu proses sistem, pencairan hanya tinggal menunggu waktu.





