Solusi Invalid Sarpras di Dapodik 2026 B, Ini Cara Mengatasinya Paling Gampang!

Solusi Invalid Sarpras di Dapodik 2026 B, Ini Cara Mengatasinya Paling Gampang!

Sejak Dapodik 2026 B resmi digunakan, banyak operator sekolah menghadapi lonjakan jumlah invalid pada menu sarpras. Bahkan ada sekolah yang mendapati lebih dari seratus invalid hanya dari satu bagian saja. Hal ini terjadi karena sistem validasi baru melakukan pengecekan ulang terhadap data lama yang dianggap belum memenuhi standar terbaru.

Dapodik kini tidak hanya melihat apakah data terisi atau tidak, tetapi juga menilai kewajaran dan konsistensi antara satu data dengan data lainnya. Akibatnya, data sarpras yang dulu dianggap aman kini harus diperbaiki agar sesuai dengan kondisi lapangan.

Gambaran Umum Sistem Sarpras di Versi 2026 B

Sarpras di Dapodik 2026 B mencakup empat komponen utama, yaitu tanah, bangunan, ruang, dan alat. Setiap komponen saling berkaitan dan mempengaruhi hasil validasi. Jika salah satu tidak sesuai, maka status invalid akan muncul.

Kelebihan versi ini adalah adanya fitur penyalinan data semester lalu yang memungkinkan operator menyelesaikan invalid dalam waktu singkat, asalkan data lama masih relevan.

Langkah Awal Mengidentifikasi Sumber Invalid

  1. Buka menu validasi lokal

  2. Perhatikan jumlah dan jenis invalid sarpras

  3. Catat bagian yang paling banyak bermasalah

  4. Arahkan perbaikan mulai dari tanah dan bangunan

Pendekatan ini membantu operator fokus menyelesaikan masalah utama terlebih dahulu.

Cara Cepat Menghilangkan Invalid dengan Salin Data Lama

  1. Masuk ke menu sarpras

  2. Pilih submenu tanah dan bangunan

  3. Klik nama tanah sekolah

  4. Buka menu tindakan

  5. Pilih salin data periodik

  6. Konfirmasi penyalinan data

  7. Tunggu hingga proses selesai

Setelah itu, lakukan refresh validasi lokal. Pada banyak kasus, invalid langsung berkurang secara signifikan.

Menangani Perubahan Sarpras Secara Manual

Jika terdapat perubahan seperti penambahan bangunan atau ruang, lakukan input manual.

  1. Masuk ke menu bangunan

  2. Klik tambah bangunan

  3. Lengkapi data bangunan secara detail

  4. Tentukan status kepemilikan dan tahun pembangunan

  5. Simpan data

Untuk alat sekolah, pastikan setiap bantuan atau pengadaan baru dimasukkan ke ruang yang sesuai.

Mengelola Data Alat dan Perabot dengan Benar

  1. Masuk ke menu alat

  2. Pilih ruang penempatan

  3. Tambahkan alat sesuai jenis dan jumlah

  4. Sesuaikan data periodik alat

  5. Hapus alat yang sudah tidak ada

Ketidaksesuaian jumlah alat sering menjadi penyebab utama invalid yang terlewatkan.

Menentukan Tingkat Kerusakan Sarpras

Sistem Dapodik menggunakan persentase kerusakan untuk menentukan kategori.

  1. Rusak ringan jika kerusakan 1 sampai 30 persen

  2. Rusak sedang jika kerusakan 31 sampai 45 persen

  3. Rusak berat jika kerusakan di atas 46 persen

Isi kondisi sesuai fakta lapangan, termasuk jika bangunan terdampak bencana atau sudah diperbaiki.

Kesimpulan

Mengatasi invalid sarpras di Dapodik 2026 B tidak selalu rumit jika memahami alurnya. Fitur salin data periodik dapat dimanfaatkan untuk penyelesaian cepat, sementara perubahan nyata di sekolah wajib diinput secara manual. Dengan pengisian yang teliti dan sesuai kondisi sebenarnya, validasi sarpras dapat diselesaikan tanpa hambatan dan data sekolah menjadi lebih akurat serta siap digunakan untuk berbagai kebutuhan perencanaan pendidikan.

Baca Juga  Cara Cek Hasil Seleksi Adm PPG Bagi Guru Tertentu Tahun 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *