News  

Video Ustadzah Rahma Viral Full Link 1 Menit 46 Detik Jadi Buruan Netizen

Video Ustadzah Rahma Viral Full Link 1 Menit 46 Detik Jadi Buruan Netizen

Dalam beberapa hari terakhir, linimasa X diramaikan oleh unggahan dengan kalimat yang memancing kontroversi: “Petualangan Ustadzah Rahma belum berakhir.” Kalimat tersebut langsung menarik perhatian karena memadukan unsur religius dengan cerita yang terkesan provokatif.

Narasi lanjutan menyebutkan bahwa sosok tersebut telah “berpetualang” ke berbagai kota dan akan melanjutkan ke Jakarta untuk bertemu beberapa orang yang disebut sebagai partner, pacar, hingga berondong. Cerita ini membuat banyak orang mempertanyakan apakah ini kisah nyata atau hanya strategi agar konten cepat menyebar.

Cuplikan yang beredar menampilkan seorang wanita berjilbab dengan pakaian sederhana. Wajahnya terlihat polos, hampir tanpa ekspresi, dan ia mengikuti arahan seseorang tanpa penolakan. Tidak ada suara, tidak ada penjelasan, hanya gerakan yang terasa janggal.

Durasi yang disebutkan, yakni 1 menit 46 detik, kemudian berkembang menjadi klaim adanya versi lanjutan. Inilah yang membuat publik semakin penasaran dan terus mencari “part berikutnya.”

Kronologi dari X ke Grup Facebook

Setelah viral di X, potongan video menyebar ke berbagai platform. Di Facebook, muncul banyak unggahan yang menanyakan video tersebut. Kolom komentar dipenuhi permintaan kiriman, barter, hingga klaim sudah memiliki versi lengkap.

Beberapa akun bahkan menawarkan untuk mengirimkan video melalui pesan pribadi. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana konten misterius bisa memicu perburuan massal dalam waktu singkat.

Tidak ada bukti yang menguatkan bahwa wanita tersebut adalah seorang ustadzah. Banyak pihak menduga istilah itu hanya digunakan sebagai judul sensasional. Penilaian berdasarkan penampilan semata sangat berisiko dan bisa mencederai pihak yang tidak bersalah.

Hingga kini, tidak ada link resmi yang dapat diverifikasi. Sebagian besar tautan yang beredar justru mengarah ke halaman mencurigakan. Risiko pencurian data, malware, hingga penipuan sangat mungkin terjadi jika pengguna sembarangan mengklik.

Baca Juga  Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Resmikan Sarana Asimilasi Dan Edukasi Pada Lapas Bangkinang

Untuk menghindari dampak negatif, lakukan langkah berikut:

  1. Abaikan tautan yang tidak jelas sumbernya.

  2. Jangan membagikan ulang konten yang belum terverifikasi.

  3. Periksa keamanan perangkat secara rutin.

  4. Gunakan media sosial secara bijak dan kritis.

  5. Laporkan akun yang menyebarkan konten mencurigakan.

BACA JUGA:Link Arohi Mim New Viral Video 3 Menit 24 Detik Ramai Diburu di Telegram, Benarkah Ada?

Kesimpulan

Kasus video “Ustadzah Rahma” menunjukkan betapa cepatnya konten sensasional menyebar. Tanpa bukti yang jelas, publik sebaiknya tidak mudah percaya. Bijaklah dalam mengonsumsi dan menyebarkan informasi agar tidak ikut memperpanjang rantai hoaks dan risiko digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *