4 Cara Mengatasi Invalid Peserta Didik Di Dapodik 2026, Ini Solusinya

4 Cara Mengatasi Invalid Peserta Didik Di Dapodik 2026, Ini Solusinya

Dalam proses pendataan pendidikan nasional melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), keakuratan dan kelengkapan data menjadi syarat mutlak bagi keberhasilan pemetaan dan pengambilan kebijakan pendidikan di Indonesia. Namun, dalam implementasinya, seringkali operator sekolah menghadapi kendala terkait data peserta didik yang dinyatakan invalid.

Invalid data peserta didik ini bisa terjadi karena berbagai sebab, mulai dari kelalaian pengisian data, kesalahan teknis, hingga perubahan data yang belum diperbarui. Kondisi ini tidak hanya menghambat proses pelaporan, tetapi juga dapat berimbas pada kelayakan siswa dalam menerima bantuan pendidikan atau hak administratif lainnya.

Untuk itu, diperlukan pemahaman dan solusi teknis yang tepat agar permasalahan invalid data peserta didik di Dapodik 2026 dapat segera diselesaikan dengan efektif.

Cara Mengatasi Invalid Peserta Didik di Dapodik 2026

Permasalahan invalid data peserta didik di Dapodik biasanya meliputi:

  1. Data Periodik Tidak Lengkap

  2. Data Registrasi Seperti NIS dan NIPD Tidak Terisi

  3. Siswa Tidak Masuk ke Dalam Rombel

  4. Error Teknis yang Menghambat Penarikan Siswa ke Kelas

Berikut penjelasan dan langkah-langkah penanganannya:

1. Mengatasi Invalid pada Data Periodik

Data periodik peserta didik meliputi:

  • Tinggi dan berat badan

  • Lingkar kepala

  • Jarak rumah ke sekolah

  • Waktu tempuh

  • Jumlah saudara kandung

Untuk menyelesaikan data periodik yang invalid:

Cara Manual:

  • Masuk ke menu Peserta Didik

  • Cari nama siswa yang datanya invalid

  • Klik dan lengkapi semua bagian data periodik secara manual

  • Simpan perubahan

  • Lakukan validasi lokal dan refresh untuk mengecek apakah data sudah valid

Cara Cepat:
Digunakan untuk siswa lama yang datanya sudah pernah diisi pada tahun sebelumnya.

  • Masuk ke menu Peserta Didik

  • Pilih opsi Salin Data Periodik

  • Data dari tahun sebelumnya akan disalin secara otomatis

  • Lakukan validasi lokal kembali untuk memastikan pengurangan jumlah data invalid

2. Mengisi Data Registrasi: NIS dan NIPD

Bagian ini sering terlewat karena sifatnya manual. NIS (Nomor Induk Siswa) adalah nomor yang diberikan oleh sekolah, sedangkan NIPD adalah Nomor Induk Peserta Didik.

Langkah-langkah:

  • Buka menu Peserta Didik

  • Cari siswa yang mengalami invalid

  • Klik nama siswa lalu pilih tab Registrasi

  • Masukkan NIS dan NIPD sesuai format sekolah

  • Simpan dan tutup

  • Lakukan validasi lokal dan pastikan jumlah invalid berkurang

3. Mengatasi Siswa yang Belum Masuk Rombel

Siswa yang belum terdaftar dalam rombel tidak akan terbaca sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Langkah-langkah:

  • Masuk ke menu Rombel Reguler

  • Tambahkan rombel baru sesuai tingkat (misalnya kelas 11)

  • Lengkapi data rombel: nama, wali kelas, kurikulum, program keahlian

  • Simpan

  • Buka menu Anggota Rombel

  • Tambahkan siswa yang naik kelas atau pindah rombel ke dalam kelas baru

  • Bisa dilakukan manual satu per satu, atau sekaligus dengan Ctrl+A

  • Simpan dan lakukan validasi ulang

4. Penanganan Error Teknis

Ada beberapa kasus di mana siswa tidak bisa ditarik ke dalam rombel karena alasan teknis, seperti tidak munculnya nama siswa di daftar anggota rombel. Hal ini kemungkinan besar terkait dengan data siswa yang belum lengkap atau ada bug sistem dari aplikasi Dapodik versi terbaru.

Solusi sementara:

  • Periksa kelengkapan data siswa, terutama status aktif dan registrasi

  • Jika semua data lengkap namun tetap tidak muncul, catat dan tunggu pembaruan sistem dari Dapodik

  • Simpan laporan tersebut untuk dilaporkan ke admin Dapodik kabupaten/kota jika diperlukan

Kesimpulan

Mengatasi data peserta didik yang invalid di Dapodik 2026 membutuhkan ketelitian dan ketekunan dari operator sekolah. Dengan memahami jenis kesalahan dan mengikuti langkah-langkah penyelesaiannya, validasi data dapat berjalan lancar. Fokus utama terletak pada data periodik, data registrasi, dan penempatan siswa dalam rombel yang sesuai.

Selain itu, penyelesaian invalid harus dilakukan secara bertahap dan menyeluruh agar tidak ada siswa yang terlewat. Dengan demikian, data pendidikan nasional akan menjadi lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  Instal Dapodik 2026 Gagal Terus? File Corrupt? Ini Cara Mengatasinya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *