Jakarta Gencarkan Promosi di Tiongkok, Tawarkan Paket Wisata Eksklusif di Kota Guangzhou dan Shenzhen

Jakarta, 9–11 September 2025 – Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Tiongkok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Indonesia Inbound Tour Operator Association (IINTOA) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Guangzhuo menggelar kegiatan Sales Mission Pasar Tiongkok dengan roadshow ke dua kota utama bisnis, yaitu Guangzhou dan Shenzhen. Kegiatan ini berlangsung di Ritz Carlton Hotel, Guangzhou tanggal 9 September 2025 dan Crowne Hotel and Landmark Plaza Hotel, Shenzhen tanggal 11 September 2025.

Kegiatan ini melibatkan pelaku industri pariwisata Jakarta yang merupakan anggota dari Jakarta Hotel Association (JHA), Indonesia Inbound Tour Operator Association (IINTOA) Indonesia Congress and Convention Association (INCCA), Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), Asosiasi Travel Agent (ASITA) Provinsi DKI Jakarta, Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Provinsi DKI Jakarta, BPD Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi DKI Jakarta dan Perkumpulan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Provinsi DKI Jakarta dan Asosiasi Pengusaha Lapangan Golf Indonesia (APLGI) serta telah terkurasi 15 sellers yaitu hotel hotel: PHRI Jakarta, Double Tree by Hilton Kemayoran, Hotel Borobudur Jakarta, Mangkuluhur Artotel Suites, Novotel Jakarta Mangga Dua Square, Shangri-La Jakarta, The Ritz-Carlton Jakarta-Mega Kuningan, The Westin Jakarta, Jambuluwuk Hotel & Resorts, destinasi wisata: Jakarta Aquarium Safari / Taman Safari Indonesia Group, TMII (Taman Mini Indonesia Indah), PIK Tourism Board, Industri Travel Agent/Tour Operator: Cliowisata, Ina Leisure Indonesia Specialist serta golf operator: Emeralda Golf Club, dan PT. Damai Indah Golf, Tbk.

Wisatawan asal Tiongkok menjadi salah satu segmen paling strategis dalam pariwisata Jakarta. Dengan populasi outbound traveler terbesar terbesar di dunia, Tiongkok merupakan pasar prioritas yang harus menjadi fokus utama. Pada tahun 2024 tercatat lebih dari 350.000 wisatawan asal Tiongkok berkunjung ke Jakarta menjadikan mereka kontributor tertnggi dalam total kunjungan wisatawan ke Jakarta. Jumlah ini bahkan melampaui negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Jepang.

Baca Juga  9 Tanda Kamu Akan Ditetapkan Sebagai Penerima BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025

Data resmi menunjukkan sampai dengan Juni tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan dari Tiongkok ke Jakarta mencapai 150.000 orang ke Jakarta. Lonjakan signifikan ini dipicu oleh beberapa faktor yaiu Peningkatan konektivitas udara langsung dari kota-kota besar di Tiongkok ke Jakarta (Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen), Minat wisatawan Tiongkok terhadap destinasi metropolitan yang menawarkan kombinasi budaya, belanja, kuliner, dan modernitas, serta dukungan pemerintah melalui promosi terpadu, seperti partisipasi dalam pameran internasional, kolaborasi dengan travel agent Tiongkok, dan kehadiran aktif Jakarta dalam platform digital wisata di Tiongkok.

Mengusung tema Enjoy More The Unexpected of Jakarta, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan “Kegiatan Sales Mission Tiongkok merupakan bagian dari rangkaian promosi internasional Pemprov DKI Jakarta yang akan terus dilakukan di berbagai negara yang paling potensial untuk terus mendorong capaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta tahun 2025.”

Dihadiri lebih dari 150 potential buyers dari lebih dari 80 industri pariwisata dan operator wisata, maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan China Southern dan media hadir pada kegiatan Sales Mission Jakarta di Guangzhou dan Shenzhen ini.

Kegiatan Sales Mission Tiongkok dikemas meliputi presentasi update kebijakan pariwisata Jakarta, networking dinner, product knowledge dan update destinasi, table top sessions (sellers meet buyers) dengan skema round robin. Potensi transaksi yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung senilai lebih dari Rp.8 Milyar, yang terdiri dari pemesanan paket wisata, kerja sama B2B, serta promosi bersama antara pelaku usaha Jakarta dan Tiongkok.

Dalam kegiatan ini, pelaku industri pariwisata Jakarta membawa berbagai penawaran ekslusif yang dirancang sesuai dengan preferensi wsatawan Tiongkok baik leisure maupun MICE. Seperti paket wisata tematik heritage & culture (kota tua dan Monumen Nasional), Shopping & Culinary Experience (kawasan glodok, Sabang dan Blok M), serta penawaran bundling paket MICE di hotel berbintang.

Baca Juga  Link Video Cella Imut Viral 7 Menit Diserbu Netizen, Ternyata Begini Isinya

“Kami melihat tren yang sangat positif dari pasar Tiongkok. Mereka bukan hanya datang sekali tetapi berkali-kali. Jakarta punya semua yang mereka cari: shopping, culture, food, friendly people and MICE destination.” ujar Sherly Yuliana, Kepala Bidang Pemasaran Disparekraf.

Melalui Sales Mission ini, Disparekraf DKI Jakarta berharap dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai “must-visit urban destination” bagi wisatawan Tiongkok, sekaligus membuka peluang kerja sama jangka panjang dengan pelaku industri pariwisata di Tiongkok. Tutup Lucky Wulandari, Ketua Sub Kelompok Pemasaran Pariwisata Luar Negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *