Setiap awal tahun ajaran baru, operator sekolah memiliki tugas penting untuk memperbarui data peserta didik di aplikasi Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Salah satu tahapan krusial adalah menarik data siswa baru agar tercatat secara resmi dalam sistem Dapodik.
Proses ini harus dilakukan dengan benar karena kesalahan dapat mengakibatkan data tidak valid, keterlambatan sinkronisasi, hingga kegagalan pencatatan siswa sebagai bagian dari sekolah.
Dengan rilisnya aplikasi Dapodik tahun ajaran 2025/2026, banyak operator mencari panduan praktis dan tepat agar proses tarik siswa baru dapat dilakukan tanpa kendala, termasuk saat kondisi validasi belum sempurna atau ketika server Dapodik sedang padat.
Panduan Lengkap Cara Tarik Siswa Baru ke Dapodik 2026
Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti oleh operator sekolah dalam menambahkan siswa baru ke aplikasi Dapodik tahun ajaran 2025/2026:
1. Persiapan Data di Excel
Langkah pertama adalah menyiapkan daftar siswa baru beserta asal sekolahnya dalam file Excel. Pengelompokan berdasarkan asal sekolah akan sangat membantu karena siswa dari sekolah yang sama dapat ditarik secara bersamaan.
2. Tidak Perlu Membuat Rombel Terlebih Dahulu
Pada tahap awal, tidak perlu membuat rombongan belajar (rombel) untuk kelas 10. Rombel dapat dibuat setelah siswa berhasil ditambahkan ke Dapodik. Fokus utama adalah memastikan siswa sudah masuk ke dalam sistem.
3. Menarik Data Siswa Melalui SP Datadik
Masuk ke situs SP Datadik versi tahun ajaran 2025/2026. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
-
Pilih menu PD Baru.
-
Klik opsi Dari Dapodik jika siswa berasal dari sekolah yang sudah menggunakan Dapodik.
-
Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan sekolah asal siswa.
-
Pilih tahun lulusan (misalnya 2025).
-
Klik Tampilkan, kemudian urutkan nama siswa agar lebih mudah mencarinya.
-
Centang siswa-siswa yang ingin ditarik, lalu klik Daftarkan.
-
Siswa akan masuk dalam antrian untuk ditarik ke aplikasi Dapodik.
Catatan: Proses ini dapat dilakukan secara bertahap, tidak harus semua siswa sekaligus. Misalnya hari ini menambahkan lima siswa, besok menambahkan lima siswa lainnya.
4. Melakukan Tarik Data di Aplikasi Dapodik
Setelah siswa didaftarkan di SP Datadik, langkah berikutnya adalah menarik data ke dalam aplikasi Dapodik:
-
Buka aplikasi Dapodik.
-
Masuk ke menu Tarik Data.
-
Klik Tarik Data dan tunggu proses hingga selesai.
Setelah selesai, jumlah siswa yang tercatat akan bertambah sesuai dengan jumlah siswa yang ditarik dari SP Datadik.
5. Membuat dan Mengelola Rombel
Jika data siswa baru sudah masuk, barulah operator membuat rombel untuk kelas 10:
-
Masuk ke menu Rombongan Belajar > Reguler.
-
Buat rombel baru sesuai kebutuhan (misalnya kelas 10 DKV 1).
-
Masukkan siswa-siswa baru ke dalam rombel tersebut.
Disarankan untuk membuat satu rombel terlebih dahulu jika jumlah siswa masih sedikit. Setelah seluruh siswa masuk, barulah rombel bisa dipecah sesuai kebijakan sekolah.
6. Menangani Siswa Non-Dapodik
Jika siswa berasal dari sekolah yang belum menggunakan Dapodik (misalnya MTs atau RA), maka pilih opsi Emis saat menarik data di SP Datadik. Jika siswa belum terdata di sistem manapun, bisa diinput secara manual di SP Datadik bagian “non Dapodik”.
Kesimpulan
Menarik siswa baru ke Dapodik tahun ajaran 2025/2026 dapat dilakukan dengan lancar asalkan mengikuti prosedur yang tepat. Tidak perlu menunggu semua validasi selesai atau membuat rombel sejak awal.
Proses dapat dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kondisi server Dapodik yang kadang tidak stabil. Dengan persiapan data yang rapi di Excel serta pemahaman yang jelas terhadap alur tarik data, operator sekolah dapat menyelesaikan proses ini secara efisien.
Bagi operator yang mengalami kendala teknis atau belum memahami langkah tertentu, sebaiknya mendokumentasikan setiap tahapan agar tidak terjadi kesalahan berulang. Panduan ini diharapkan bisa membantu semua operator sekolah di seluruh Indonesia dalam mengelola data siswa baru dengan akurat dan tepat waktu.











