Cara Ubah Status SPT Kurang Bayar atau Lebih Bayar Jadi Nihil di Coretax

Cara Ubah Status SPT Kurang Bayar atau Lebih Bayar Jadi Nihil di Coretax

Pelaporan SPT Tahunan secara online memang memudahkan, namun tidak sedikit wajib pajak yang justru kebingungan saat melihat hasil akhirnya. Banyak yang merasa sudah mengisi sesuai bukti potong, tetapi ketika sampai di halaman induk, status berubah menjadi kurang bayar atau lebih bayar. Kondisi ini sering menimbulkan kekhawatiran karena dianggap harus segera membayar atau mengurus pengembalian pajak.

Faktanya, dalam banyak kasus, perubahan status tersebut bukan karena kesalahan pengguna, melainkan akibat data yang terisi otomatis oleh sistem. Beberapa kolom yang seharusnya hanya berisi satu item malah muncul dua kali. Jika tidak diperiksa secara teliti, sistem akan menghitung ganda dan mengubah hasil akhir.

Penyebab Utama Munculnya Data Ganda

Salah satu sumber masalah paling sering adalah pada bagian penghasilan dalam negeri dari pekerjaan. Di sini, sistem bisa menambahkan satu item otomatis selain yang sudah diinput manual. Akibatnya, penghasilan neto menjadi dua kali lipat.

Selain itu, daftar bukti potong juga kerap mengalami hal serupa. Ketika wajib pajak menyimpan konsep atau memposting SPT, sistem dapat menambahkan bukti potong baru yang tidak pernah dimasukkan. Jika tidak dihapus, jumlah pajak yang dihitung menjadi tidak sesuai.

Tahap Awal Pengecekan SPT

Untuk memperbaikinya, buka kembali SPT dan arahkan ke halaman paling atas. Pilih menu lampiran, lalu masuk ke L1. Gulir ke bawah dan periksa seluruh isian, terutama pada bagian harta bergerak. Pastikan tidak ada data tambahan yang tidak pernah Anda masukkan.

Jika bagian harta sudah sesuai, lanjutkan ke kolom penghasilan. Perhatikan apakah ada dua baris yang mencatat penghasilan dari sumber yang sama. Jika ada, salah satunya harus dihapus.

Cara Menghapus Penghasilan Otomatis

Pada daftar penghasilan, cari baris yang tidak memiliki ikon edit. Biasanya hanya ada ikon tempat sampah. Klik ikon tersebut dan konfirmasi penghapusan. Pastikan yang tersisa hanyalah data yang benar sesuai bukti potong.

Baca Juga  Cara Buat Billing BPHTB dan Validasinya Lewat Aplikasi Coretax

Langkah ini sangat penting karena selama masih ada penghasilan ganda, status SPT tidak akan berubah.

Membersihkan Bukti Potong

Setelah penghasilan beres, gulir ke bagian bukti potong. Di sini, sering muncul satu atau dua baris tambahan. Jangan menghapus baris yang bisa diedit, karena itu adalah data yang Anda masukkan. Hapus hanya baris yang memiliki ikon tempat sampah tanpa ikon edit.

Lakukan hingga tersisa satu bukti potong yang sesuai.

Menyimpan Perubahan dan Mengecek Status

Klik simpan konsep di bagian bawah. Setelah itu, kembali ke menu induk dan gulir ke bawah. Jika semua sudah benar, status SPT akan berubah menjadi nihil. Ini menandakan tidak ada lagi kekurangan atau kelebihan bayar.

Tahap Final Pelaporan

Setelah status nihil, setujui pernyataan kebenaran data, simpan kembali, lalu pilih menu bayar dan lapor. Meskipun tidak ada pembayaran, proses ini tetap harus diselesaikan. Masukkan kode verifikasi untuk tanda tangan elektronik hingga bukti lapor muncul.

Kesimpulan

Status SPT yang tiba-tiba berubah sering kali disebabkan oleh data otomatis yang menggandakan penghasilan atau bukti potong. Dengan memeriksa setiap bagian dan menghapus data yang tidak sesuai, wajib pajak dapat mengembalikan SPT ke status nihil tanpa perlu membayar atau mengajukan pengembalian pajak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *