banner 720x90 banner 720x90
News  

Pegawai Kejaksaan Agung RI Inisial DW yang Sudah Tidak Melaksanakan Tugas Diamankan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi NTB Guna dilakukan Pemeriksaan

DetikPost.com Mataram – Selasa, 07 Mei 2024 sekira pukul 20.00 wita, tim intelijen Kejaksaan Tinggi NTB berhasil mengamankan 1 (satu) orang pegawai Kejaksaan RI yang bertugas di Kejaksaan Agung inisial DW. Pegawai Kejaksaan Agung RI ini diamankan di wilayah Tanjung Kabupaten Lombok Utara Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Setelah diamankan di wilayah Tanjung, selanjutnya “DW” langsung dibawa oleh tim intelijen Kejati NTB menuju kota Mataram tepatnya ke kantor Kejaksaan Tinggi NTB guna dilakukan klarifikasi

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi NTB telah memperoleh informasi dari Kejaksaan Agung terkait adanya salah satu pegawai Kejaksaan Agung RI inisial DW yang sudah tidak melaksanakan tugas atau tidak masuk kantor sebagaimana mestinya selama beberapa hari tanpa seijin pimpinan yang bersangkutan dan informasi dari pihak Kejaksaan Agung,   DW sedang berada di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi NTB.

Setelah memperoleh informasi dari Kejaksaan Agung kemudian Kepala Kejaksaan Tinggi NTB  memerintahkan tim intelijen Kejati NTB untuk melacak keberadaan sdr DW tersebut, sekitar pukul 14.00 wita tim Kejati NTB  melakukan checkpost dan berhasil melacak posisi keberadaan DW yang ketika itu sedang berada di wilayah Tanjung Kabupaten Lombok Utara Propinsi NTB.

Selanjutnya, tim Kejati NTB  segera menuju lokasi  DW dan sekira pukul 19.30 wita yang bersangkutan berhasil  diamankan di lokasi Tanjung Kabupaten Lombok Utara.

Selanjutnya, DW langsung dibawa ke kantor Kejaksaan Tinggi NTB guna diamankan dan dilakukan klarifikasi terkait keberadaannya di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi NTB.

Dari hasil klarifikasi  terhadap DW, yang bersangkutan mengaku merupakan staf Kejaksaan yang bertugas di Kejaksaan Agung dan sudah beberapa hari  tidak masuk kantor atau bekerja sebagaimana mestinya tanpa seijin pimpinan yang bersangkutan serta  keberadaan yang bersangkutan berada di wilayah hukum Kejati NTB  adalah urusan pribadi yaitu untuk buka usaha serta untuk mendampingi temannya.

Selanjutnya, Kejati NTB segera berkoordinasi ke Kejaksaan Agung untuk tindak lanjut terhadap DW, dari hasil koordinasi pimpinan memerintahkan agar DW sesegera mungkin dibawa ke Kejaksaan Agung di Jakarta guna dilakukan pemeriksaan lebih intensif dan apabila terbukti adanya pelanggaran disiplin maka akan dijatuhkan atau  diberikan sanksi hukuman akibat perbuatan yang bersangkutan tidak masuk kantor selama beberapa hari tanpa keterangan atau tanpa seijin pimpinan

Isu yang beredar di pemberitaan yang menyebutkan jika ada  pegawai Kejaksaan Agung  yang sedang berada  di wilayah Nusa Tenggara Barat adalah melakukan tindak pidana pemerasan terhadap pihak yang sedang berperkara adalah tidak benar.

Sumber:
Kepala Seksi Penerangan Hukum
EFRIEN SAPUTERA, S.H., M.H.

Google search engine