Ini Risiko Galbay Shopee Setelah 90 Hari, Apakah Akan Sebar Data?

Ini Risiko Galbay Shopee Setelah 90 Hari, Apakah Akan Sebar Data?

Apa yang terjadi jika kamu sudah gagal bayar (galbay) Shopee atau pinjol lain selama lebih dari 90 hari di tahun 2025? Apakah masih akan diteror debt collector? Apakah data akan disebar? Atau justru malah lebih aman?

Di tahun 2025 ini, ada sejumlah perubahan signifikan terkait regulasi pinjaman online (pinjol), termasuk Shopee PayLater dan layanan serupa.

Banyak pengguna mengaku mulai lebih “tenang” setelah 90 hari galbay karena sistem penagihan yang mulai berubah. Tapi benarkah lebih aman? Yuk, kita kupas lengkap risikonya.

Perubahan Aturan Pinjol di Tahun 2025

Sejak awal tahun 2025, beberapa aturan baru diberlakukan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) yang mempengaruhi cara penagihan pinjol:

  1. Penurunan bunga dan denda keterlambatan
    Jika dibandingkan dengan tahun 2024, bunga pinjaman dan denda keterlambatan kini lebih rendah. Ini dilakukan untuk mengurangi beban nasabah yang menunggak pembayaran.

  2. Larangan penagihan lapangan setelah 90 hari
    Debt collector atau field collector (FC) tidak lagi diperbolehkan melakukan penagihan langsung ke rumah setelah nasabah terlambat bayar lebih dari 90 hari. Artinya, jika kamu galbay lebih dari 3 bulan, seharusnya kamu tidak akan didatangi lagi oleh penagih di lapangan.

  3. Wajib lapor ke Pusdafil
    Setelah 90 hari keterlambatan, data kamu sebagai nasabah wajib dilaporkan ke Pusdafil (Pusat Data Fintech Lending). Di sinilah risiko galbay jadi serius karena nama kamu akan masuk daftar hitam atau ter-blacklist.

Risiko Galbay Shopee & Pinjol Setelah 90 Hari

Walaupun ada aturan yang terkesan lebih “lunak,” kamu tetap perlu waspada. Ini dia risiko yang bisa kamu alami jika galbay lebih dari 90 hari:

  1. Masuk Blacklist di Pusdafil dan SLIK OJK
    Nama kamu akan tercatat sebagai nasabah bermasalah. Ini bisa menghambat kamu mengajukan pinjaman lain di masa depan, baik di pinjol legal maupun bank.

  2. Skor kredit turun drastis
    Skor kredit akan masuk kategori buruk (level 3, 4, atau bahkan 5). Jika ingin mengajukan pinjaman kembali di masa depan, kemungkinan besar akan ditolak.

  3. Tidak bisa menggunakan fitur cicilan atau paylater lainnya
    Bahkan jika kamu daftar di aplikasi baru, sistem fintech akan membaca histori kamu dan kemungkinan akan langsung menolak pengajuan kreditmu.

  4. Masih ada potensi diteror meski jarang
    Walau secara aturan FC tidak boleh menagih setelah 90 hari, dalam praktiknya masih ada oknum yang nekat datang ke rumah atau menghubungi. Namun jumlahnya semakin sedikit.

Kenapa Banyak yang Merasa Lebih Tenang Setelah 90 Hari?

Menurut pengalaman banyak pengguna, justru di 1–2 bulan awal galbay itulah masa paling “menghantui”:

  • WA, SMS, dan telepon bertubi-tubi setiap hari

  • Ancaman sebar data

  • Teror dari berbagai nomor tidak dikenal

  • Ada yang sampai didatangi ke rumah

Tapi memasuki bulan keempat, tekanan mulai mereda. Bahkan banyak yang mengatakan tidak dihubungi lagi, terutama jika:

  • Tidak membalas pesan

  • Tidak mengangkat telepon

  • Nomor sudah diganti

  • Aplikasi sudah dihapus dari HP

Tips Menghadapi Galbay Shopee atau Pinjol Lainnya

Jika kamu sudah galbay dan bingung harus bagaimana, ini beberapa langkah yang bisa kamu pertimbangkan:

  1. Ganti nomor HP & reset WA
    Jika kamu tidak kuat dengan tekanan mental karena teror, mengganti nomor bisa jadi solusi.

  2. Pantau status data kamu di Pusdafil & SLIK OJK
    Periksa secara berkala apakah nama kamu sudah masuk daftar hitam agar tahu posisi kamu saat ini.

  3. Jangan panik, tetap tenang
    Semakin kamu panik, semakin kamu bisa mengambil keputusan yang salah. Tenangkan diri, cari solusi pelan-pelan.

  4. Pertimbangkan mediasi atau restrukturisasi
    Beberapa pinjol menawarkan keringanan atau cicilan lunak. Coba hubungi mereka secara resmi, bukan lewat debt collector.

Kesimpulan

Galbay Shopee dan pinjol lainnya memang menakutkan di awal, tapi setelah 90 hari, banyak hal berubah. Aturan tahun 2025 lebih manusiawi, denda lebih ringan, dan penagihan lapangan dibatasi.

Tapi ingat, risikonya tetap ada: nama bisa tercemar di sistem kredit nasional, sulit ajukan pinjaman di masa depan, dan reputasi keuangan kamu bisa hancur.

Jadi kalau memang sudah terlanjur galbay, fokuslah mencari solusi, bukan lari dari masalah. Tenangkan diri, ambil langkah cerdas, dan hindari jatuh ke lubang yang sama.

Baca Juga  Apakah Ivoji Ada DC Lapangan di Tahun 2025? Ini Risiko Galbay yang Perlu Kamu Tahu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *