Kapolda Sumbar Laksanakan dan Apresiasi Panen Jagung Serentak di Kota Solok

Kapolda Sumbar Laksanakan dan Apresiasi Panen Jagung Serentak di Kota Solok

Kota Solok_DETIKPOST.COM..///..Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri ikut serta langsung panen jagung perdana di Kota Solok, Kamis (8/1). Panen perdana kuartal I yang digelar di Kampung Jawa juga dihadiri langsung Walikota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra.

Lahan jagung yang dikelola dalam program ketahanan pangan itu seluas 6 hektare. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya komoditas jagung di wilayah Sumatera Barat.

Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan, kebutuhan jagung di wilayah Sumatera Barat sekitar 1,2 juta ton per tahun. Namun,realisasi produksi pada tahun sebelumnya masih sangat jauh dari kebutuhan, yakni tidak sampai 400 ton.

“Melihat produksi jagung Sumbar tahun sebelumnya, masih banyak kekurangan. Kondisi ini menunjukkan adanya persoalan serius yang perlu dicari akar permasalahannya secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Gatot menegaskan, produktivitas jagung di Sumatera Barat harus ditingkatkan. Saat ini, hasil panen diharapkan minimal mencapai 3 ton per hektare, namun secara ideal seharusnya mampu menembus angka 10 hingga 12 ton per hektare.

“Karena Sumatera Barat tidak hanya dikenal sebagai lumbung beras, tapi juga berpotensi besar dalam pengembangan jagung. Satu hektar jagung mampu menyerap tenaga kerja. Ini artinya, program ini tidak hanya menyokong pangan, tetapi juga memberi dampak langsung pada ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder. Hal ini juga sejalan dengan kebutuhan pasokan pangan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan.

Panen raya ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari program Swasembada Pangan 2026.

Baca Juga  Aslindawati, S. Pd., Kepsek SMAN 14, Membantah Adanya Pemaksaan Anak Untuk Ikut Dalam Kegiatan Study Tour

“Sumatera Barat memiliki lahan yang luas, namun belum terkelola secara maksimal sehingga hasil produksi masih rendah. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama,” terang Gatot.

Kapolda juga menyoroti masih banyaknya lahan potensial yang belum dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda guna memaksimalkan pengelolaan lahan pertanian jagung.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolda Sumatra Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Pejabat Utama Polda Sumbar, Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.IK, M.Si, Dandim 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi, perwakilan Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kota Solok, Pejabat Utama Polres Solok Kota, serta pihak terkait lainnya.

Sementara Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.IK, M.Si, menyatakan, kegiatan ini merupakan komitmen Polres Solok Kota dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan lahan produktif. Karena pentingnya memanfaatkan lahan-lahan tidur dengan pendampingan intensif, pemberian bantuan bibit, serta penyuluhan berkelanjutan.

Ia menyatakan apresiasi kepada seluruh pihak termasuk Kapolda Sumbar dan Pemerintahan Kota Solok. Juga kepada para petani pengolah kahan, yang telah berperan aktif dalam menggarap serta merawat swasembada tanaman Jagung yang dijadikan pemerintah pusat sebagai swasembada pangan 2026.

“Dengan harapan, panen raya jagung ini di Kota Solok tahun 2026 ini, diharapkan menjadi jembatan penting dalam memperkuat sektor pertanian. Dan sekaligus bakal menggerakkan ekonomi masyarakat di Kota Solok khususnya, dan Sumatera Barat pada umumnya,”ujarnya.

Dia menyatakan, pihaknya dari Polres Solok Kota bakal selalu mendorong serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah. “Terutama dalam menggerakkan swasembada pangan di daerah terutama tanaman Jagung. Harapannya, hasil panen ini mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” tutupnya.

Baca Juga  Mewakili Wakil Bupati Rokan Hilir H.Sulaiman: Plt. Kadis Kearsipan Rohil, Aspri Mulya S.STP Menghadiri Perpisahan & Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SDN 003 Bagan Hulu

Walikota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra menyampaikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan yang digerakkan oleh Polri. Pengembangan jagung berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat.

Masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan atau digarap. “Dengan adanya program ketahanan pangan nasional, lahan-lahan yang belum termanfaatkan bisa tergarap dan berdampak ekonomi bagi masyarakat,”ujarnya..(Roni)..

Penulis: RoniEditor: Tem Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *